Facebook

Responsive Ads Here

Monday, February 26, 2018

Ketahui Rahasia Resep Awet Muda Dan Panjang Umur

Sejalan dengan  bertambahnya usia, ujung kromosom kita yang dimaksud telomere, menjadi lebih pendek. Hal semacam ini membuat orang lebih rawan trhadap penyakit. Anda mungkin berfikir bahwa tidak ada yang bisa Anda lakukan, namun riset paling baru menunjukkan sebaliknya. Dalam riset awal, perubahan pola hidup mendorong enzim yang menambah panjang telomere. Riset lain juga menemukan diet dan berolahraga dapat membuat perlindungan telomere. Jadi rutinitas yang sehat bisa memerlambat penuaan pada tingkat sel. 

Liputan6.com
Mengutip dari http://dokita.co Di bawah ini ada beberapa Rahasia untuk memperpanjang Umur

Lebih Telitilah 
Sebuah penelitan selama 80 tahun menemukan satu diantara prediktor paling baik dari usia panjang yaitu kepribadian yang cermat. Peneliti-peneliti mengukur atribut seperti perhatian pada detil dan ketekunan. Mereka menemukan kalau beberapa orang yang cermat melakukan semakin banyak hal membuat perlindungan kesehatan mereka serta membuat pilihan yang mengarah ke jalinan percintaan yang lebih kuat serta karier yang lebih baik. 

Bertemanlah 
Ilmu dan pengetahuan sudah memberikan satu alasan kembali untuk Anda supaya bersukur untuk rekan-rekan Anda karna mereka bisa membantu Anda untuk hidup lebih lama. Peneliti Australia menemukan orang lansia yang menyukai bersosialisasi lebih kecil kemungkinanya untuk meninggal dalam periode 10 tahun dibanding dengan orang yang mempunyai teman sedikit. Hasil analisis lain dari 148 riset mensupport interaksi antara sosialisasi dan usia panjang. 

Pilih Kawan Anda dengan Bijak 
Rutinitas rekan-rekan Anda bisa memengaruhi diri Anda, karenanya mencari teman dekat yang mempunyai pola hidup sehat. Riset menunjukkan obesitas “menular” dengan cara sosial. Peluang Anda untuk menjadi gemuk bertambah sebesar 57% bila Anda mempunyai seseorang teman yang menjadi obesitas. Merokok merupakan tradisi lain yang menyebar lewat ikatan sosial, namun berita baiknya adalah kalau berhenti merokok juga menular dengan cara sosial. 

Berhenti Merokok 
Walaupun bukan rahasia bahwa dengan berhenti merokok bisa memperpanjang umur Anda, akan tetapi jumlah waktu penambahan itu mungkin akan mengagetkan Anda. Menurut sebuah riset selama 50 tahun di Inggris, berhenti merokok pada umur 30 bisa meningkatkan usia Anda sekitar 10 tahun. Sedangkan menghentikan kebiasaan merokok pada umur 40, 50, atau 60 tahun, juga akan mendongkrak harapan hidup sejumlah 9, 6, atau 3 tahun. 

Lakukan Siesta (Tidur Siang) 
Siesta yaitu tidur siang singkat sehabis makan siang dalam budaya Spanyol. Siesta ini standard di banyak negara, dan saat ini ada bukti ilmiah kalau tidur siang bisa membantu Anda hidup lebih lama. Satu riset beberapa waktu terakhir, yang dibarengi 24. 000 peserta membuktikan bahwa pelaku tidur siang teratur mempunyai kemungkinan 37% lebih kecil untuk meninggal karna penyakit jantung dari pada pelaku tidur siang yang kadang-kadang saja. Beberapa peneliti berfikir tidur siang kemungkinan membantu jantung Anda dengan melindungi hormon stres tetap rendah. 

Ikuti Pola Makan ala Mediterania 
Diet Mediterania ini banyak dalam buah-buahan, sayuran, whole grain, minyak zaitun, serta ikan. Satu analisis dari 50 riset yang melibatkan lebih dari 1/2 juta orang membuktikan manfaat yang mengesankan dari diet ini. Riset itu menunjukkan diet ini secara signifikan menurunkan resiko sindrom metabolik, yakni gabungan dari obesitas, gula darah tinggi, tekanan darah meningkat, serta aspek lain yang meningkatkan resiko penyakit jantung serta diabetes. 

Makan Seperti Orang Okinawa 
Beberapa orang dari Okinawa, Jepang pernah mempunyai harapan hidup terpanjang didunia. Beberapa peneliti menghubungkan harapan hidup itu dengan diet tradisionil daerah, yakni tinggi dalam sayuran hijau serta kuning dan rendah kalori. Sebagian orang Okinawa membuat rutinitas cuma makan 80% dari makanan di piring mereka. Seiring generasi muda menjauhi kebiasaan ini, harapan hidup di Okinawa sudah mengalami penurunan. 

Menikah 
Sebagian riset membuktikan bahwa orang yang menikah relatif hidup lebih lama di banding beberapa rekanan mereka yang masih tetap belum juga menikah. Banyak peneliti menghubungkan ketidaksamaannya dengan dukungan sosial serta ekonomi yang di sediakan pernikahan. Sementara pernikahan memberi manfaat paling besar, beberapa orang yang bercerai atau janda mempunyai tingkat kematian lebih rendah dari pada mereka yang belum juga pernah menikah. 

Menurunkan Berat Badan 
Bila Anda kelebihan berat badan, jadi dengan melangsingkan tubuh bisa membuat perlindungan Anda pada diabetes, penyakit jantung, serta keadaan lain yang mengurangi hidup. Lemak perut nampaknya beresiko, sehingga fokuskan untuk mengurangi lemak perut itu. Satu riset 5 tahun dari Hispanik serta Afrika Amerika menunjukkan makan lebih banyak serat serta olahraga dengan teratur adalah langkah efisien untuk mengurangi lemak 

Berolahraga 
Buktinya sangat banyak, orang yang melakukan olahraga, rata-rata hidup lebih lama dari pada mereka yg tidak melakukan olahraga. Menurut lusinan riset, kegiatan fisik yang teratur mengurangi resiko penyakit jantung, stroke, diabetes, sebagian jenis kanker, serta depresi. Olahraga bahkan juga bisa membantu mental Anda tetap tajam di umur tua Anda. Kegiatan lari cepat sepanjang sepuluh menit baik, selama total kegiatan kurang lebih 2, 5 jam berolahraga sedang tiap-tiap minggunya. 

Batasi Minum Alkohol 
Penyakit jantung umumya terjadi pada peminum moderat dibanding orang yg tidak minum samasekali. Tetapi perlu diingat bahwa minum alkohol terlalu banyak membuat perut buncit, tingkatkan tekanan darah, serta dapat mengakibatkan beberapa persoalan kesehatan yang lain. Asosiasi Jantung Amerika (American Heart Association) mereferensikan jika Anda minum alkohol, batasannya yaitu satu gelas satu hari untuk wanita serta satu atau dua gelas untuk pria. Tapi bila Anda tidak minum, maka jangan sampai mulai minum. Lindungilah hati Anda. 

Ikuti Aktivitas Keagamaan 
Riset menunjukkan orang yang menghadiri pelayanan keagamaan relatif hidup lebih lama dibanding orang yg tidak pernah menghadiri aktivitas keagamaan. Dalam satu riset 12 tahun, orang diatas umur 65 tahun dan menghadiri pelayanan lebih dari sekali satu minggu mempunyai kandungan protein kunci pada system ketahanan yang lebih tinggi dibanding beberapa rekanan mereka yg tidak menghadiri pelayanan. Mereka juga secara signifikan lebih kecil kemungkinan untuk meninggal selama masa studi. Jaringan sosial kuat yang berkembang di kelompok orang yang melaksanakan ibadah bersama bisa berkontribusi untuk kesehatan mereka secara keseluruhan. 

Memaafkan 
Membebaskan dendam memiliki manfaat mengagetkan bagi kesehatan fisik Anda. Kemarahan kritis berkaitan dengan penurunan fungsi paru-paru, penyakit jantung, stroke, serta penyakit yang lain. Pengampunan juga akan mengurangi kekhawatiran, menurunkan tekanan darah Anda, serta membantu Anda untuk bernapas lebih gampang. Manfaat ini relatif meningkat seiring bertambahnya umur. 

Prioritaskan Tidur 
Mendapatkan kwalitas tidur baik yang cukup bisa menurunkan resiko obesitas, diabetes, penyakit jantung, serta masalah mood. Tidur yang cukup akan membantu Anda lebih cepat sembuh dari sakit. Di sisi lain, bila Anda seringkali tidur sampai larut malam membawa resiko kesehatan yang serius. Tidur kurang dari 5 jam per malam meningkatkan resiko kematian dini, jadi buat tidur menjadi prioritas utama. 

Mengelola Stres 
Dean Ornish, MD, telah menerbitkan riset yang menunjukkan kalau perubahan pola hidup, termasuk mengelola stres, bukan sekedar membantu mencegah penyakit jantung, tetapi dapat juga membalikkannya. Meskipun menghindari stres bukanlah pilihan yang bisa dilakukan bagi kebanyakan orang, tetapi ada cara efisien untuk mengontrolnya. Coba yoga, meditasi, atau pernafasan dalam. Dengan melakukan cara itu selama beberapa menit satu hari, bisa membuat perbedaan. 

Hidup dengan Arah dan Tujuan 
Mencari hoby serta aktivitas yang mempunyai makna bagi Anda, mampu berkontribusi untuk hidup lama. Peneliti Jepang dalam periode 13 tahun, menemukan pria dengan tujuan yang kuat memliki kemungkinan lebih kecil untuk meninggal akibat stroke, penyakit jantung, atau penyebab yang lain dibanding dengan mereka yang mempunyai tujuan rendah. Riset lain di Rush University Medical Center menunjukkan bahwa mempunyai tujuan yang semakin besar terkait dengan penurunan resiko penyakit Alzheimer.

No comments: